Indonesia vs Kamboja 4-2, Laga pertama diwarnai kemenangan

Indonesia vs Kamboja 4-2, Laga pertama diwarnai kemenangan

Indonesia vs Kamboja – Pagelaran piala AFF yang di selengarakan di Turki tahun 2021 ini.  Timnas Indonesia memetik kemenangan pertama di babak perdana fase Grup. Melawan Timnas Kamboja pada Kamis 9 Desember 2021 di Bishan Stadium. Timnas Garuda dengan Gemilang memenangkan laga dengan Skor 4-2.

Hasil yang sangat bagus didapat oleh tim asuhan Shin Tae-Yong ini. Mengawali laga dengan sangat baik. Gol Gol yang tercipta oleh timnas Indonesia datang dari Rachmat Irianto yang menyumbang 2 gol. Kemudian Evan Dimas dan Ramai Rumakiek masing masing menyumbang 1 gol. Sementar gol dari Timnas Kamboja dibalas oleh Yue Safy dan Prak Mony Udom.

Jalannya pertandingan babak pertama

Keisuke Honda legenda sepak bola asal timnas Jepang ini menjadi Manajer untuk Timnas Kamboja. Timnas Kamboja berupaya untuk melakukan pressure terhadap timnas garuda di babak pertama. Namun Timnas Indonesia tidak terpengaruh malah menghasilkan gol cepat di Menit ke empat. Umpan dari Evan Dimas yang langsung ditanduk oleh Rachmat Irianto berhasil membuat Indonesia unggul 1-0.

Di Menit ke 17 giliran Evan Dimas yang mencatatkan namanya di papan skor Timnas Indonesia vs Timnas Kamboja. Bermula dari operan panjang dari sisi tengah lapangan. Bola yang di coba sambut oleh Witan Sulaeman tidak berhasil, namun melewati sampai ke penguasaan Evan Dimas. Dengan tendagan kaki kanan ke arah kanan yang tidak bisa dibendung kiper timnas Kamboja.

Gol ketiga berhasil terjadi kembali di menit 33 tidak lain dan bukan oleh Rachmat Irianto. Dengan tandukan yang hampir sama persis dengan gol pertamanya membuat skor Timnas Indonesia Unggul menjadi 3-0. Timnas Kamboja berhasil mengecilkan ketertinggalan menjadi 3-1 setelah Yue Safi berhasil menciptakan gol dari sundulan sepak pojok.

Babak kedua

Timnas Kamboja melakukan pressure cepat di awal babak kedua. Keo Sokpheng hampir saja membuat kamboja mendapatkan gol lagi setelah serangan cepat yang satu ini. Di Menit ke 54 Indonesia berhasil mencetak gol ke 4 melalui pemain pengganti Ramai Rumakiek.

Timnas Kamboja memperkecil ketertinggalan di menit 60 melalui eksekusi tendangan bebas. Oleh Prak Mony Udon melakukan tendagan terarah yang tidak dapat dibendung oleh kiper Indonesia. Skor 4-2 tidak berubah sampai peluit pertandingan berakhir.

Dengan kemenangan ini Timnas Indonesia berhasil bertengger di Posisi kedua Fase Grup B. Sementara timnas Kamboja berada di posisi ke 4 dengan 0 poin hasil 2 pertandingan.

Indonesia Menang, Timnas Indonesia vs Timnas Myanmar 4-1

Hasil Laga Ujicoba antara Timnas Garuda melawan Timnas Myanmar pada hari Kamis 25 November 2021. Timnas Indonesia berhasil mengungguli Timnas Myanmar dengan skor 4-1. Pertandingan yang berjalan di stadium internatisonal Ermihan Sports Complex. Timnas Asuhan Shin Tae-Yong bermain gemilang pada hari ini.

Dengan memakai Formasi 4-3-3. Timnas Indonesia bermain menyerang untuk melawan Timnas Myanmar. Dengan memasang Evan Dimas, Ricky Kambuaya dan Rachmat Irianto di Lini Tengah.

Jalannya Pertandingan di Babak 1 antara Indonesia vs Myanmar

Bermain dengan serangan yang cepat membuat pertahanan timnas Myanmar kewalahan. Serangan cepat dari sisi kiri di menit ketiga berhasil membuat skuad Myanmar merasakan bahaya tekanan dari Timnas Garuda. Adapun serangan dari Witan Suleaman masih berhasil dihalau oleh Kiper Myanmar.

Namun di Menit ke 5 Ezra Walian berhasil melepaskan umpan yang langsung disambut Sundulan Ricky Kambuaya. Tandukan ini membuat Skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Timnas Garuda. Tidak berselang lama, di menit ke 11. Irfan Jaya penyerang timnas Indonesia menambah keunggulan menjadi 2-0. Serangan balik yang sanga cepat, bola yang berada di Irfan Jaya tidak dapat dibendung kiper Timnas Myanmar.

Pertandingan sempat terhenti di menit 20 setelah lampu stadium padam. Gol ketiga terjadi di menit ke 33. Kali ini Witan yang setelah mendapat umpan langsun menggiring sang kulit Bundar ke kotak pinalti dan menyelesaikan tugasnya. Sang Kiper Myanmar tidak berdaya menghalau serangan Timnas Indonesia. Skor 3-0 menutup jalannya pertandingan di babak pertama.

Babak kedua Timnas Indonesia menambah keunggulan

Babak kedua dimulai dengan tempo yang sama seperti babak pertama. Timnas Indonesia tampil menyerang kendati sedang unggul. Gol ke empat Timnas garuda pun berhasil disarangkan oleh Ezra. Melalui tembakan Pinalti setelah bek Timnas Myanmar melakukan pelanggaran Handsball. Tidak disia siakan oleh Ezra Walian. Gol pun membuat skor menjadi 4-0 untuk keunggulan Indonesia.

Timnas Myanmar berhasil memperkecil keunggulan Timnas Indonesia di menit ke 70. Oleh pemain Myanmar Hlaing Bo bo dari tendangan Bebasnya. Pertandingan pun tidak berubah sampai peluit akhir pertandingan berbunyi. Indonesia pun menang dengan skor 4-1 atas timnas Myanmar. Dengan ini Timnas Indonesia sudah siap untuk memulai laga kualifikasi Piala Dunia nantinya.

Shin Tae Yong Kini Membutuhkan Dukungan Untuk Melatih Timnas Indonesia

Kini Shin Tae Yong sedang membutuhkan dukungan penuh untuk melatih klub Timnas Indonesia. Shin Tae Yong mendapat beban yang sangat berat tidak hanya menjadi pelatih di Timnas Indonesia tetapi ia juga di mendapatkan tugas untuk menjadi manajer pelatih di tim usia muda

Shin Tae Yong menjadi pilihan yang sesuai dengan kebutuhan  Timnas Indonesia saat ini , sukses atau tidak itu tergantung dukungan federasinya PSSI soal kompetisi fasilitas dan lain nya

menurut kusnaeni saat ini korea selatan dan juga jepang dianggap menjadi negara yang memiliki level sepak bola dua tingkat di atas Timnas Indonesia sekaligus yang sangat terbaik di seluruh asia

Korea Selatan adalah salah satu negara sepak bola terbaik di seluruh Asia saat ini karena sering telihat berprestasi di kompetisi Asia , korea selatan tercatat menjadi negara seasia yang pernah mengalahkan tim Jerman di grup Piala Dunia 2018 di tahun lalu dengan memiliki score 2-0.

Pelatih Asia seperi Shin Tae Yong yang berasal dari korea selatan di nilai lebih pantas untuk menjadi pelatih di Timnas Indonesia , pelatih dari asian menganggap jika tidak telalu sulit untuk  menyesuaikan diri karena mereka lebih mudah untuk beradaptasi.

Kusnaeni mengatakan jadi indonesia berlaga di di level asian dulu dan jangan memikirkan Piala Dunia terlebih dahulu karena kita belum bisa sampai di sana. tetapi korea selatan pernah berpengalaman di Asia dan juga pelatihnya bisa untuk membantu Timnas Indonesia memahami persaingan laga di level Asia

Korea selatan juga menganggap jika Kusnaeni memiliki pembinaan sepak bola yang maju , klub Korea selatan juga sering memenangkan juara kompetisi di asia  , seperti di Liga Champions Asia dan juga di Piala AFC , walapun juara yang ia menangkan bukan jadi patokan tapi setidaknnya ia mampu bersaing

Klub sepak bola Nasional lainya  seperti Tommy Apriantono menambahkan  jika Shin Tae Yong tidak pernah menjajikan gelar juara untuk Timnas Indonesia tetapi hal ini juga  dikarenakan prestasi nya tidak bisa di raih dengan secara instan.

Dan di Jepang pada tahun 1997 telah mulai membangung klub sepak bola dan juga baru pada tahun 1998 dan bisa tampil di Piala dunia membutuhkan waktu 19 tahun untuk sistem  pembinaan mereka juga  di mulai dari waktu sekolah.