Hideo Kojima Mengkritik Media Digital

Hideo Kojima Mengkritik Media Digital

Hideo Kojima Mengkritik Media Digital. Perlu aman kita katakan bahwa Hideo Kojima merupakan personality dalam industri gaming. Bersamaan dengan menjadi chief creative dibalik game seperti seri Metal Gear Solid dan Death Stranding. Kojima juga dikenal sebagai salah satu developer yang paling menyuarakan suaranya dan dia ilustrasikan minggun ini dengan tidak menyaring opini dia dengan media digital.

Media terus menerus berubah dan berevolusi mengikuti selera dunia maya dan cara orang mengaksesnya juga berbeda-beda untuk kebanyakan. Diseluruh perantara ada seperti video games, movies dan tv. Hal ini menjadi sangat jelas dengan bagaimana digital media berubah di satu dekade ini. Satu perlu melihat bagaimana penjualan game digital tersebut dilakukan dan bagaimana juga dengan penjualan CD dan DVD. dan juga cartridge game dengan sangat cepat menjadi bagian yang sudah tidak menjadi tren atau bagian dari masa lalu

Satu hal yang bisa didebatkan adalah hal ini membuat lebih baik. Sejak media membuat lebih mudah diakses dari sebelumnya. Tetapi kojima merasa hal ini dengan sangat berbeda. Di akun twitter personalnya baru-baru ini. Dia menunjukkan CD baru yang dia beli. Dan mengambil kesempatan untuk menceritakan bagaimana CD akan hilang sebentar lagi dan kemudian dia mengikuti beberapa tweet yang dia lakukan untuk melampiaskan rasa kesal dia terhadap bagamana individual akan akhirnya tidak bisa memiliki media digital tanpa inisiatif mereja.

Kojima ekspresikan bagaimana perubahan besar atau kecelakaan diduni. Tuidak peduli itu adalah dari pemerintah, tren atau bahkan ide yang bisa membawa resiko terhadap orang yang memutuskan digital emdia mereka. Walaupun Kojim khawatir terhadap kebanyakan event besar, skala kecil bisa membuktikan kerugian untuk para konsumen untuk mengakses game digital. Hal ini tampak benar dalam video games mengingat sejak toko tersebut tutup secara online dapat membuat banyak game digital tidak dapat diakses lagi sama sekali. Apalagi apabila para pemain tersebut tidak melakukan backup datanya sama sekali kedalam harddisk mereka